MAHASISWA : ANTARA APATISME DAN IDEALISME

 

Ada dua pilihan hidup di Indonesia.APATIS atau IDEALIS

Kata-kata menarik dari seorang mantan aktivis sejati , almarhum Shoe Hok Gie.Sebuah ungkapan yang sepertinya lebih tepat untuk menyindir peran kaum mahasiswa saat ini.Di saat kebobrokan bangsa yang begitu akut , kalangan mahasiswa yang dinanti kiprahnya telah terjebak dalam dua posisi yang bertolak belakang.Di satu sisi mereka adalah golongan terpelajar yang tentunya memiliki kedewasaan berpikir dan nalar yang bagus tetapi disisi lain mereka adalah kaum muda yang tidak bisa dilepaskan dari budaya hedonisme.Di saat mahasiswa diliputi oleh gelora idealisme yang tinggi maka hanya ada dua pilihan hidup : pecahkan masalah atau kamu akan kalah !.Pada kondisi ini mahasiswa adalah potensi bagi juru pembaharu bangsa.Kebalikannya , mahasiswa tentunya bukanlah seorang pertapa yang suka bersusah payah dalam hidupnya.Mahasiswa adalah masa-masa indah dengan aktivitas pacaran , kong-kow hingga pamer almamater.Di dalam kondisi ini mahasiswa tidak lebih dari sebuah strata bergengsi didalam meningkatkan status sosial.

Permasalahan-permasalahan bangsa mulai nasib pengungsi di Sidoarjo , harga tempe yang meninggi hingga kekerasan kepada para TKW hanya bisa dirasakan oleh mahasiswa yang betul-betul memiliki jiwa idealisme.Jiwa ini tumbuh karena sikap yang tidak puas atas segala kondisi dan situasi yang menimpa bangsanya.Mahasiswa dengan gen seperti ini banyak ditemui saat terjadi ketidakadilan di dalam diri penguasa.Revolusi adalah kata final untuk menunjukkan aspirasi didalam menuntut perubahan.Suatu gelora muda yang tidak mungkin kita temui di dalam diri kaum tua.Dan terbukti kaum seperti ini adalah sosok-sosok terdepan didalam memikirkan nasib bangsanya.Saat teman-teman sebayanya sibuk dengan jadwal kencan maka mahasiswa idealis sudah tenggelam dalam jadwal unjuk rasa.Siapa yang menjadi korlap , siapa yang bertugas menyiapkan logistik hingga siapa yang harus mengurus izin kepolisian adalah sebagian aktivitas yang biasa mereka lakukan.Penyiapan bahan orasi yang membutuhkan diskusi panjang terkadang dirasa lebih mengasyikkan dibanding harus sibuk merangkai kata cinta dari buku-buku Kahlil Gibran.Kemurnian didalam berjuang karena keinginan yang kuat untuk mengubah nasib bangsa memang patut diacungi jempol.Dalam kondisi ini mahasiswa-mahasiswa seperti inilah yang patut disebut sebagai mahasiswa “yang sangat mahasiswa”.

Sementara itu ada juga mahasiswa yang memang betul-betul buta akan nasib bangsa.Jiwa muda yang bebas tetapi terkadang mengandung sifat hura-hura menjadikan mahasiswa dengan ras ini layaknya artis sinetron dilayar kaca.Kenyamanan diri adalah utama.Entah harga beras naik , ribut-ribut pilkada hingga masalah korupsi semuanya tidak penting yang penting enjoy setiap hari.Kalau tidak ngendon di kafe , mahasiswa berwatak apatis ini dapat kita temui di mal-mal yang memang sudah berlabel ”kapitalisme”.Waktu untuk memikirkan nasib bangsa memang tidak diluangkan bahkan tidak masuk dalam daftar aktivitas di buku harian mereka.Kalau ditanya tentang bagaimana nasib bangsamu maka mereka dengan ringan akan menjawab nasibku , nasibku dan nasibku.

Tetapi jika dipikir-pikir , sikap apatis bukan merupakan jalan yang salah.Tidak memiliki idealisme dalam berpikir bukanlah tolok ukur apakah mahasiswa tersebut tidak memiliki kepedulian.Apatis bisa berarti malas berhubungan dengan retorika.Dunia politik yang memang benar-benar kotor tidak lebih seperti kandang ayam yang tidak pantas dimasuki oleh jiwa-jiwa yang masih bersih.Dengan bersikap apatis seorang mahasiswa malah lebih siap untuk memimpin bangsa ini karena pemikirannya masih murni dan tidak dipengaruhi oleh aliran-aliran pemikiran tertentu.

Bandingkan dengan mahasiswa-mahasiswa yang memiliki idealisme pada mulanya tetapi menjadi apatis diakhir hidupnya.Betapa munafiknya orang-orang seperti ini.Ketika mereka menjadi mahasiswa idealisme dikedepankan.Namun , ketika posisi empuk didapatkan malah idealisme itu seperti penghalang bagi jalannya kekuasaan.Dari sini tampaklah idealisme semu yang tidak lebih seperti batu loncatan untuk mendapatkan posisi bergengsi yang menjijikkan.

Dalam sejarah tidak terhitung banyaknya mantan aktivis yang dulunya memiliki jiwa idealis harus kalah dan menjadi apatis saat menjabat posisi-posisi tertentu di pemerintahan.Sikap idealis yang pernah di pampangkan saat menjadi mahasiswa ternyata banyak yang tidak dijaga dan harus mengalah kepada nafsu keduniawian.Cita-cita untuk memperbaiki bangsa seakan-akan tenggelam saat mantan aktivis telah bersentuhan dengan harta dan kuasa.Jangankan untuk mengubah nasib bangsanya sendiri , hanya sekedar memikirkannya saja sudah malas.Kalau mereka ditanya tentang nasib bangsanya maka orang-orang seperti ini juga pasti menjawab nasibku , nasibku dan nasibku.

Memang tidak semuanya pejabat yang mantan aktivis itu berubah menjadi apatis.Masih banyak tokoh-tokoh yang tetap memegang teguh idealisme walaupun sudah menjadi seorang pejabat.Idealisme menurut orang-orang seperti ini adalah harga diri yang tidak dapat diukur dengan uang.Idealisme merupakan jalan hidup yang memang sudah menjadi garis takdir yang harus dilalui.Tetapi tokoh-tokoh seperti ini sudah menjadi barang langka.Kalaupun ada pasti jumlahnya satu diantara seribu orang.Lebih banyak jumlah pejabat yang apatis daripada pejabat yang idealis.Hal ini tentunya lumrah karena orang baik diantara orang jahat itu bagaikan setitik cahaya bintang diantara kelamnya malam.Lebih mudah menjadi orang jahat daripada menjadi orang baik.

Begitu susahnya menjadi seorang idealis sejati menyebabkan seorang mahasiswa harus mulai memilih jalan sejak dini.Euforia jiwa muda yang dipenuhi idealisme dan apatisme bukanlah cermin diri yang akan dibawa hingga mati.Seorang idealis tidak selamanya mampu bertahan hidup dengan idealismenya.Perlu sebuah perjuangan yang tidak mudah untuk menjaga idealisme dalam dirinya.Butuh banyak keringat dan tenaga agar seorang idealis tidak menjadi apatis.

Dan seorang apatis tidaklah tertutup kemungkinan untuk menjadi seorang idealis.Butuh sebuah kemauan yang kuat untuk merubah karakter ini sehingga masa menjadi mahasiswa tidak terbuang percuma.Sedikit torehan idealisme mungkin akan menjadi kenang-kenangan abadi dari sebuah pekerjaan bernama mahasiswa.

1 comment Mei 13, 2008 adhiyan318

HARI KUASANYA

 

Bumi berputar setengah putaran

Menyisakan setengahnya bagi kehidupan manusia

Membuka kesempatan bagi manusia untuk bertobat

Mengakui semua kesalahan dan dosa

 

Para malaikat berbaris rapi

Menyiapkan panah-panah berapi

Mengepung bumi

Menggenggam hidup manusia dengan jari

 

Bumi penuh dengan darah

Manusia banyak berkubang angkara murka

Sudah saatnya bulan itu dibelah

Membuka jalan bagi datangnya hari kuasaNya

 

Manusia yang lalai

Insan yang lupa

Karena dosa apakah lututmu lemah terkulai ?

Tak kuasa berdiri di hadapanNya

 

Sudah siapkah engkau di hari itu

Dimana Tuhan menampakkan kuasaNya

Bersabda kepada seluruh manusia

“Berlututlah !”

 

Add comment April 15, 2008 adhiyan318

PENYAKIT KULIT BANGSA INDONESIA

 

Orang cenderung malu jika memiliki penyakit kulit seperti panu , kadas dan kurap.Rasa malu ini cukup beralasan karena penyakit-penyakit ini hinggap pada diri manusia yang memiliki tingkat kebersihan yang cukup menyedihkan.Jarang mandi adalah citra yang sudah membumi bagi pendapat umum.Kelainan jenis kulit maupun kondisi lembab tidak pernah diperhitungkan sehingga kapanpun itu , orang yang berpenyakit kulit akan selalu dicap rendah dalam struktur masyarakat.

 

Cap-cap semacam ini lumrah jika hanya masalah penyakit kulit.Orang akan dengan mudahnya mencari salep yang manjur ditoko obat.Bahkan ada pula yang menggunakan kolam air panas sebagai tempat penyembuhan.Paling tidak terdapat penyembuh bagi penyakit yang datangnya dari jamur ini.

 

Lain dengan penyakit lain pula halnya dengan penyakit rendah diri.Penyakit ini tidak menyerang badan manusia tetapi jiwanya.Jamur-jamur berbentuk rasa tidak mampu , kurang cantik , merasa paling pendek itu hinggap di dinding-dinding hati sehingga menyebabkan hilangnya rasa percaya diri.Jika sudah mencapai titik ini , manusia akan cenderung kurang produktif.Segala sesuatu terasa berat padahal belum dicoba.Kalah sebelum berperang adalah ungkapan yang paling cocok menggambarkan kekerdilan ini.

 

Ketika penyakit rendah diri sudah hinggap dalam diri manusia maka musuh yang lemah sekalipun akan mudah mengalahkan walaupun itu hanya berupa gertakan.Jangankan untuk beradu muka , mendengar suara musuhnya saja mangakibatkan kekalahan secara mental.

 

Dalam banyak pertempuran unsur tidak percaya diri menempati posisi teratas didalam mempengaruhi hasil akhirnya.Jumlah pasukan maupun keterampilan bertempur adalah faktor pendukung yang hanya berfungsi mempermudah didalam pertempuran.Unsur terpenting adalah mental bertempur itu sendiri.Senjata batu bisa menang dari sejata mesin jika dipegang oleh laskar-laskar pemberani yang tidak takut mati.Kebalikannya , senjata canggih apapun pasti tidak berguna jika dipegang oleh makhluk-makhluk pengecut.

 

Dalam banyak hal kita dapat bercermin pada diri sendiri.Belajar pada sebuah bangsa besar bernama Indonesia.Bangsa yang dahulu menguasai selat Malaka dengan armada Sriwijayanya begitu berjaya saat tanah dan air yang dijejaknya tunduk kepada kebesaran-kebesaran Maharajanya.Tidak hanya Sriwijaya , ditanah bagian timur Jawa juga berdiri kerajaan besar bernama Majapahit.Kebesaran Majapahit ini tidak hanya harum dinegeri sendiri tetapi juga sudah dikenal di manca negara.Tetapi kebesaran masa lalu tinggal kenangan.Yang tersisa saat ini hanyalah kerendahan diri sendiri diantara kehidupan dunia yang sudah menggila ini.Ketertinggalan teknologi seakan-akan mempercepat musnahnya kemuliaan yang pernah diraih oleh bangsa yang dahulu mungkin dikenal dengan nama India.

 

Dalam sejarah , ketidakpopuleran bangsa Indonesia adalah karena faktor budaya.Budaya lisan yang digunakan oleh nenek moyang bangsa Indonesia harus kalah oleh budaya tulis dari Yunani.Bangsa Indonesia lebih terfokus pada budaya dengar bertutur yang tentunya mudah digilas oleh waktu.Karena minimnya pengetahuan akan tulis menulis ini maka bangsa Indonesia tidak pernah dikenal dalam sejarah modern.

 

Dibanding dengan Indonesia , India yang bersentuhan dengan budaya Yunani lebih dikenal sebagai negeri Timur.Karenanya banyak budaya-budaya asli dari bangsa Indonesia yang hilang dan akhirnya diklaim oleh bangsa India.Hal ini tentunya tidak secara langsung dilakukan oleh bangsa-bangsa India tetapi oleh bangsa Yunani yang memang harus diakui tidak pernah sampai menembus negeri India sebenarnya.India yang dikenal dan ditulis dalam perpustakaan Alexandria tidak lebih dari catatan sebuah negeri India luar yang masih jauh dari pusat India itu sendiri.

 

India pusat bukanlah terletak di negeri India saat ini tetapi berada di Indonesia.Bukti-bukti ini dapat dilihat dari posisi strategis bangsa Indonesia yang secara geografis merupakan silang Samudera.Posisi Malaka yang sangat strategis itu (kini dipecah oleh penjajah menjadi milik tiga negara) adalah merupakan kunci hidup matinya perekonomian bangsa-bangsa di dunia.Jika kapitalisme adalah kunci perekonomian secara non riil maka selat Malaka adalah kunci bagi penguasaan perekonomian secara riil.Lalu lintas perdagangan yang selalu melewati selat Malaka sebenarnya potensi besar yang apabila di pergunakan dengan baik dapat menjadi kunci kejayaan bangsa Asia Tenggara.Dan ketika kunci itu dahulu dipegang oleh nenek moyang bangsa Indonesia maka siapakah yang menjadi Maharaja di dalam kehidupan manusia pada waktu itu ?.

 

Selain dalam kehidupan materi , posisi Indonesia juga merupakan posisi strategis dalam kehidupan religi.Pertemuan “dua sungai besar” yaitu Hindu dan Budha di Jawa Tengah menyisakan tanda tanya didalam diri kita , seberapa strategiskah tanah Indonesia pada waktu itu.Kisah pencarian kitab suci agama Budha oleh rahib Tiongkok yang dikisahkan berada dinegeri India akan sangat tepat jika negeri India itu adalah tanah Jawa yang daerah tengahnya berdiri kitab terbuka agama Budha yaitu Borobudur.Dan sebutan tanah Brahma oleh tentara India yang dahulu pernah singgah di tanah Jawa mengisyaratkan betapa mulianya negeri Indonesia.

 

Tetapi sekali lagi budaya lisan yang dipegang secara turun temurun oleh bangsa Indonesia harus diakui memang kalah dengan budaya tulis dari India.Kisah-kisah Mahabarata dan Ramayana yang mungkin dahulu merupakan milik bangsa Indonesia kini sudah menjadi milik bangsa lain.Jika saat ini Tempe yang merupakan produk asli Indonesia sudah dipatenkan oleh Jepang maka tidak tertutup kemungkinan sejarah budaya yang tidak mampu di dokumentasikan akan menjadi hak orang lain.

 

Karena itulah , penyakit rendah diri yang selalu menghinggapi bangsa Indonesia harus segera dicari sumbernya.Bibit-bibit jamur yang tertanam kuat seperti lemahnya budaya tulis menulis harus segera dibasmi agar kejayaan dan kemuliaan bangsa tidak hilang.Dan sejarah negeri India pusat yang kabur oleh gilasan sejarah dan ketidaktahuan dapat dihindari dimasa-masa mendatang.

Add comment April 15, 2008 adhiyan318

PLURALISME DAN TEMBOK ZULKARNAIN

 

Saat Zulkarnain akan membangun tembok Ya’juj dan Ma’juj maka beliau bertemu dengan kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan.Kaum itu mengadu kepada Zulkarnain untuk membuatkan sebuah tembok yang kokoh agar tidak dapat didaki dan diterobos oleh bangsa perusak Ya’juj dan Ma’juj.Walhasil , Zulkarnain setuju untuk membuatkan tembok kokoh.Sejak saat itu kaum Ya’juj dan Ma’juj terkurung dan tidak dapat membuat kerusakan.

 

Didalam proses pembuatan tembok , Zulkarnain menggunakan campuran antara besi dan tembaga.Dalam proses pencampuran itu , besi dilelehkan hingga mencair kemudian dituangkanlah tembaga diatasnya.Dari proses ini terbentuk tembok kokoh diantara dua gunung yang akhirnya memisahkan / mengurung Ya’juj dan Ma’juj.Hingga datangnya Kiamat , tembok itu dijamin terpelihara oleh Allah dan hancurnya tembok itu menjadi pertanda datangnya hari Kiamat.

 

Sebenarnya pengertian tembok Ya’juj dan Ma’juj dapat bermakna luas.Tembok yang dimaksud didalam Al-Quran bisa saja berupa tembok dalam arti sebenarnya.Tembok / benteng bisa berupa bangunan fisik seperti tembok besar China.Bahkan interpretasi wujud tembok sebagai bangunan fisik banyak diulas oleh beberapa ulama Timur Tengah.Tetapi , tidak menutup kemungkinan bahwa tembok yang dimaksud didalam Al-Quran adalah tembok dalam makna tidak sebenarnya.Tembok Ya’juj dan Ma’juj bisa saja merupakan sebuah bangunan sosial.

 

Perumpamaan tembok sebagai sebuah bangunan sosial akan mengenai sasaran jika peringatan yang ingin disampaikan oleh Allah adalah perilaku manusia yang semakin buruk.Dalam konsep ini , bangunan bisa berupa struktur sosial yang kokoh dimana unsur yang ada didalamnya yaitu manusia itu sendiri kuat didalam menghadapi segala tantangan hidup yang multidimensi.

 

Tantangan terberat manusia sebenarnya adalah takdir didalam manusia itu sendiri.Manusia ditakdirkan memiliki dua unsur yang saling bertolak belakang.Terkadang manusia memiliki perasaan untuk memikirkan nasib orang lain yang kurang beruntung tetapi terkadang manusia dikuasai nafsu sehingga menjadikannya tega menzalimi saudaranya sendiri.Perang antara baik dan buruk didalam diri manusia itulah yang menjadikan makhluk sempurna ciptaan Tuhan ini dapat menjelma menjadi Malaikat atau Iblis.

 

Dalam kehidupan sosial yang luas , pertentangan dua unsur semakin menajam saat masing-masing individu atau kelompok merasa benar atas pendapatnya sendiri.Dalam situasi seperti ini manusia atau kelompok tertentu akan mudah menghakimi kelompok lain yang tidak memiliki kesamaan pandangan.Situasi terburuk terjadi apabila pandangan kedua kelompok masyarakat itu saling bertolak belakang.Jika diantara kedua unsur tadi salah satu memiliki kekuatan besar dan satu lainnya lemah maka akan terjadi sebuah penaklukan.Situasi lain akan terjadi apabila kedua unsur tadi sama-sama memiliki kekuaan besar.Pada situasi ini kedua-duanya akan sama-sama hancur lebur.

 

Untuk menghindari pemusnahan antara dua unsur yang berbeda maka satu-satunya jalan adalah dengan mencampur keduanya menjadi sebuah entitas baru.Entitas yang tidak menjadikan salah satu unsur lebih kuat dari unsur lainnya akan membentuk sebuah struktur sosial yang kuat.Masing-masing unsur tidak berupaya memusnahkan unsur yang lain tetapi saling memberi dukungan dan melengkapi.Inilah yang disebut dengan akulturasi sosial.

 

Dalam hubungannya dengan kaum yang tidak mengerti pembicaraan (dalam kisah Zulkarnain) , proses akulturasi terbentuk baik apabila terjalin komunikasi antar sesama manusia.Jalinan komunikasi ini penting karena masing-masing orang memiliki bahasa sendiri-sendiri.Dengan perbedaan bahasa terkadang manusia memiliki pemaknaan yang berbeda atas sebuah permasalahan.Contohnya adalah seekor kuda yang bisa disebut sebagai “Jaran” oleh orang Jawa tetapi bisa juga disebut “Horse” oleh orang Amerika.Penyebutan berbeda untuk seekor kuda tetapi entitas yang dimaksud adalah sama.

 

Di zaman Alexander Yang Agung proses akulturasi terjadi dengan proses pencampuran budaya Yunani dan Persia yang lebih lanjut disebut Hellenisme.Pencampuran ini tidak saja menjadi benteng pemersatu bagi bahaya perpecahan diantara umat manusia pada waktu itu tetapi juga menjadikan masing-masing budaya tidak merasa lebih unggul atas satu dengan yang lainnya.Seperti diketahui bersama bahwa sejak zaman Yunani kuno hingga saat ini pertempuran antara orang-orang Eropa dengan Asia terjadi dan telah banyak menimbulkan korban jiwa.Pemusnahan antara satu dengan yang lainnya terus berlangsung karena masing-masing pihak merasa paling benar , hybrid , mulia dan sebutan-sebutan lainnya.

 

Di Indonesia sendiri sejarah akulturasi terjadi sejak zaman kerajaan Mataram kuno dengan bersatunya dua keluarga yaitu Syailendra yang beragama Budha dengan Sanjaya yang beragama Hindu.Dengan persatuan ini kedua wangsa itu mencapai kondisi terbaik dan merupakan prestasi tertinggi yang pernah dicapai bangsa Indonesia.Dua karya agung yaitu Candi Borobudur dan Prambanan tidak akan pernah terbangun tanpa adanya toleransi dan kesadaran untuk membunuh ego masing-masing pihak.Bahkan , proses akulturasi itu semakin kuat dengan adanya perkawinan antara Rakai Pikatan dipihak wangsa Sanjaya dengan Pramowardhani di pihak Syailendra.

 

Persatuan dan Kesatuan yang menjadi mantra perjanjian penghuni “Kepulauan India” (Indonesia) adalah kunci kejayaan sekaligus kunci kehancuran.Terbukti bahwa kehancuran dinasti Mataram kuno adalah karena perpecahan antara dua keluarga yang mengakibatkan terbelahnya kerajaan besar ditanah Jawa yaitu Sriwijaya di Sumatra dan Medang di Jawa Timur.Bahkan kehancuran dinasti Mataram Islam juga terjadi karena perpecahan.Dan terbukti pula bahwa munculnya Budi Utomo yang mengusung kembali mantra perjanjian menjadi tonggak bangkitnya bangsa Indonesia.

 

Karena pentingnya Persatuan dan Kesatuan maka kita sebagai bangsa Indonesia harus kembali merapatkan barisan.Jangan sampai ada barisan yang kosong karena akan menjadi tempat bagi Iblis.Penyatuan langkah dan gerak oleh seorang imam adalah sebuah keniscayaan agar perang mempertahankan tembok Zulkarnain di tanah Jawa dan Nusantara mencapai keberhasilan.Tembok yang saat ini mulai dilobangi sedikit demi sedikit atas nama antipluralisme , anti sinkretisme , purifikasi dsb harus segera ditambal agar Allah tidak murka kepada “orang-orang yang bisu” dan tidak mengenal arti pembicaraan.Tetap tunduk kepada syariat masing-masing agama dan tidak bercerai-berai adalah sikap bijak karena kehancuran tanah air dimulai dengan pembangkangan atas mantra sakti ; Bhineka Tunggal Ika.Amin.

 

Add comment April 15, 2008 adhiyan318

CANDI ZABUR , SINGASANA DAUD DI BUMI JAWA

 

Kitab Zabur adalah salah satu kitab yang diturunkan Allah kepada hambanya melalui seorang Nabi bernama Daud.Zabur sendiri terkadang diartikan sebagai kitab nyanyian.Saat ini kitab Mazmur dipercaya sebagai kitab Zabur yang diwariskan kepada orang Yahudi.Betulkah anggapan bahwa kitab Mazmur adalah kitab Zabur?

 

Sebenarnya anggapan bahwa kitab Mazmur adalah kitab Zabur terjadi karena adanya kitab tipuan yaitu Talmud.Keberadaan kitab Talmud yang jelas-jelas menyimpang sebenarnya merupakan kitab pengendali logika.Pengendalian logika ini penting karena Kitab Talmud bukanlah tujuan utama.Target yang ingin dicapai oleh orang Yahudi sebenarnya adalah kitab Taurat/Mazmur.Dengan adanya kitab yang isinya saling bertolak belakang maka umat manusia dipaksa untuk mempercayai salah satu kitab yang kedua-duanya sebenarnya mengandung kesalahan.

 

Analogi sederhana dari penyesatan khas orang Yahudi adalah tercermin dalam dilema buah simalakama.Mana yang kita pilih , memakannya atau tidak memakannya?.Dengan pertanyaan ini banyak hamba Allah yang saleh sekalipun tertipu untuk memilih salah satu pilihan yang kedua-duanya berasal dari Iblis.Padahal seperti halnya kisah Adam yang diperintah oleh Allah untuk tidak mendekati atau bahkan memakan buah Iblis , maka kita sebagai manusia biasa wajib menghindar dari pohon simalakama yang akan membuat kita tersesat selamanya.

 

Tetapi jika benar hipotesa bahwa Kitab Mazmur bukanlah kitab Zabur maka dimanakah kitab itu sebenarnya?.Untuk menjawab pertanyaan itu maka ada baiknya kita mencoba untuk menerima sebuah konsep keagamaan yang sama sekali tidak pernah diperhitungkan sebagai agama samawi yaitu Budha.Kenapa harus Budha?.Tentunya pertanyaan ini perlu kita jawab sendiri dengan sebuah pertanyaan ; kalau agama Budha itu bukan datang dari Allah maka kenapa agama itu mempunyai pengikut yang banyak?.Kalau saja agama Budha itu bukanlah datang dari Allah kenapa Allah tidak memusnahkannya saja?.Kalau Allah itu satu kenapa kitab yang diturunkan kepada umat manusia itu ada empat?.Kalau agama Allah itu satu kenapa ada agama Islam , Kristen , Hindu dan Budha?.Dan kenapa harus Budha , karena satu-satunya agama yang dapat mencairkan sepotong ”besi” yang keras menjadi lunak adalah Budha.

 

Apa hubungan agama Budha dengan kerajaan Daud ?.Tentunya pertanyaan ini tidak akan pernah terjawab jika kita tidak pernah membersihkan kepercayaan kita dari cerita-cerita orang Yahudi yang pandai berbohong dan suka memutarbalikkan fakta.Bahkan kisah tanah perjanjian yang dikatakan berada di Palestina hanyalah dongeng belaka yang mengubur dosa mereka saat ingkar kepada Raja Masedonia dan menolak untuk memasuki India Kepulauan (Indonesia) yang kaya akan sumberdaya alam.Mereka menolak sehingga dihukum oleh Allah dengan dipaksa melintasi Gurun Gedrosian yang kering kerontang.

 

Agama Budha adalah agama yang konon datang dari tanah India.Diajarkan oleh Sidharta Gautama kira-kira pada tahun 500 SM.Walaupun berasal dari India tetapi sejarah menggariskan bahwa agama Budha tidak berkembang di India tetapi bermigrasi ke tanah Jawa.Proses imigrasi atau pemindahan ajaran Budha mungkin terkait dengan dongeng seputar pemindahan Gunung Meru/Himalaya ke Jawadwipa.

 

Salah satu bukti kejayaan agama Budha di Jawa adalah dengan dibangunnya candi terbesar agama Budha di seluruh dunia yaitu Borobudur.Candi Borobudur dibangun sekitar tahun 800 Masehi oleh dinasti Syailendra.Proses pembangunan Candi monumental itu diperkirakan memakan waktu setengah abad.Adapun bentuk Candi jika dilihat dari segi isi maka akan kita dapatkan bahwa Candi Borobudur menyimpan banyak sekali ajaran-ajaran budi pekerti.Hukum-hukum tentang karma dan kisah-kisah mengandung hikmah tersimpan dengan baik dalam wujud panel-panel relief Candi.

 

Sebelum membuat korelasi antara dinasti Daud dan agama Budha maka perlu adanya peninjauan ulang atas perhitungan Saka yang menandai tahun pembangunan Candi Borobudur.Saat ini masyarakat percaya bahwa perhitungan saka dimulai pada tahun 78 Masehi.Hal ini terkait dengan mitos kedatangan Aji Saka ke Jawa yang menyebarkan pengetahuan tentang tulis menulis.Yang patut menjadi pertanyaan , apakah dengan keberadaan agama Hindu/Budha yang sudah lama ada sebelum tarikh Masehi tidak dianggap sebagai tahun permulaan Saka.Jika saja dalam suatu agama terdapat hukum-hukum yang harus dijalani dalam siklus tahunan bagaimana umat beragama itu tahu sudah berapa kali hari raya keagamaan dilakukan.Seperti halnya Islam yang lahir pada abad ke 6 Masehi maka hitungan tahun Islampun dimulai dengan tahun dimana Islam itu lahir bukan tahun dimana Islam berkembang di Indonesia.

 

Kemisteriusan keberadaan awal Candi Borobudur semakin terbukti dengan tidak adanya satupun berita bertahun 800 Masehi baik itu dari India , Arab atau China yang sempat menceritakan keberadaan bangunan itu.Padahal jika kita tahu bahwa pada tahun 800 Masehi lalu-lintas perdagangan begitu pesat di selat Malaka maka tentunya para pedagang akan tahu keberadaan bangunan menakjubkan itu.Tidakkah para pedagang itu sedikitnya pernah mendengar keberadaan pembangunan Candi?.Tidakkah terkandung tanda tanya didalam otak kita bagaimana keberadaan candi budha terbesar diseluruh dunia itu tidak pernah disinggung dalam catatan perjalanan para penjelajah pada waktu itu.Tentunya pertanyaan ini terjawab jika kita menerima konsep bahwa keberadaan Candi sudah ada sebelum para pembawa berita seperti Marcopolo atau pendeta I’tsing memulai perjalanannya.Jika pada tahun 800 Masehi tidak satupun berita perjalanan yang menyebutkannya maka kemungkinan bencana alam di Jawa Tengah sudah terjadi dan mengubur sisa-sisa kejayaan Dinasti Syailendra.

 

Tapi yang pasti , kemampuan Nabi Daud didalam mencairkan/melunakkan besi memiliki korelasi kemampuan agama Budha didalam menaklukkan sifat orang Jawa Tengah yang dahulunya keras menjadi lunak selunak-lunaknya manusia.Dan tentang puasa Nabi Daud maka kita tentunya pernah mempelajari bagaimana jalan yang ditempuh oleh Sidharta Gautama dalam bersemedi.Jalan tengah yang ditemukannya menjadikan cara semedhi yang terbaik yaitu tidak terlalu nyaman juga tidak terlalu menyakitkan adalah menyerupai prinsip puasa Nabi Daud.Bahkan kisah bijaksana didalam menyelesaikan sengketa pemilik kebun dan hewan ternak hampir menyerupai kisah pembangunan Candi Hindu oleh dinasti Syailendra dan pindahnya beberapa kaum Hindu menjadi penganut Budha.Dan Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud apakah tidak menutup kemungkinan adalah bangunan paling spiritual dan mengandung banyak hikmah di seluruh dunia yaitu Borobudur ?.Mungkin sudah saatnya batu-batu itu akan berbicara dan mengungkapkan kebenaran.Wallahualam.

 

1 comment April 15, 2008 adhiyan318

Previous Posts
  •  

    September 2008
    S S R K J S M
    « Mei    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    2930  
  • Kategori

  • Arsip

  • Tulisan Terakhir

  • Komentar Terakhir

    krisna di Borobudur : Kitab Terbuka Agam…
    diah listyo di Helenisme Dan Tembok Zulk…
    agoezi di MAHASISWA : ANTARA APATISME DA…
    adie di CANDI ZABUR , SINGASANA DAUD D…
    killua di Borobudur : Kitab Terbuka Agam…
  • Blog Stats

    • 9,305 hits
  •